Kata Mewete kerap kali digunakan masyarakat Banyumas, khususnya Banyumas bagian Selatan untuk merujuk bepergian ke Purwokerto, pusat Kota Banyumas.
Hal itu bisa dilihat kalau Mewete lewat Kecamatan Kebasen, entah itu lewatnya Kaliwedi atau jalan alternatif(Timur tugu Sampang).
Perlu juga di garis bawahi bahwa kalau bepergian ke Purwokerto tak semuanya bisa disebut Mewete, penyebutan Mewete khusus untuk pergi ke tempat wisata/rekreasi dan belanja. Biasanya pengucapan seperti ini:
Aisyah: Mas ngesuk Mewete Yuh !!!
Arief Hidayat: Hayuh, ming Baturraden pa... .
dan atau
Aisyah: Lagi bae Mewete yah mas
Arief Hidayat: Iya kiye, tuku klambi... .
Kurang lebih seperti itu pengucapanya, kamu(ehh kamu, apaan sih) Banyumas belah ngendi ?
#ariefhyt
Banyumas bagian Selatan meliputi juga Cilacap bagian Timur, mulai Kecamatan Kroya, Sampang, hingga Maos.
Hal itu bisa dilihat kalau Mewete lewat Kecamatan Kebasen, entah itu lewatnya Kaliwedi atau jalan alternatif(Timur tugu Sampang).
Perlu juga di garis bawahi bahwa kalau bepergian ke Purwokerto tak semuanya bisa disebut Mewete, penyebutan Mewete khusus untuk pergi ke tempat wisata/rekreasi dan belanja. Biasanya pengucapan seperti ini:
Aisyah: Mas ngesuk Mewete Yuh !!!
Arief Hidayat: Hayuh, ming Baturraden pa... .
dan atau
Aisyah: Lagi bae Mewete yah mas
Arief Hidayat: Iya kiye, tuku klambi... .
Kurang lebih seperti itu pengucapanya, kamu(ehh kamu, apaan sih) Banyumas belah ngendi ?
#ariefhyt