Soal & Jawaban > Perangkat Desa >
Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh faktor fertilitas ( kelahiran), kelahiran (mortalitas) dan perpindahan peduduk baik masuk atau keluar suatu wilayah (migrasi).
Fertilitas atau kelahiran hidup (live birth) adalah terlepasnya bayi dari rahim perempuan dengan adanya tanda-tanda kehidupan seperti bernafas, denyut jantung dan berteriak atau menangis. Jika saat lahir tidak muncul tanda-tanda tersebut maka disebut lahir mati (still birth). Tinggi rendahnya tingkat fertilitas penduduk dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor demografi dan non demografi. Faktor demografi seperti struktur umur, struktur perkawinan, dan usia kawin pertama. Sedangkan faktor non demografi seperti ekonomi penduduk, tingkat pendidikan, urbanisasi dan industrialisasi (Mantra, 2013)
kematian adalah hilangnya seluruh tanda-tanda kehidupan secara permanen yang terjadi sewaktu-waktu setelah terjadinya kelahiran hidup. Dengan begitu dapat diartikan bahwa adanya proses kematian selalu didahului oleh proses kelahiran hidup. Sehingga tidak ada kematian jika sebelum proses kehidupan. Menurut Budi Utomo,1985 (dalam Mantra, 2013)
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lainya yang bersifat menetap atau sementara. Menurut Viji (2013), ada dua faktor tertinggi yang menyebabkan seseorang bermigrasi, yaitu faktor pengakuan dan faktor permasalahan ketenagakerjaan. Faktor pengakuan yaitu terkait kegilaan untuk pergi ke kota, gengsi yang tinggi, dan sebagai simbol kebesaran sehingga mendorong keinginan seseorang untuk mencari daerah yang lebih maju. Sedangkan permasalahan ketenaga-kerjaan yaitu terkait permintaan yang terlalu tinggi terhadap tenaga kerja, gaji rendah dan rendahnya peluang dalam lapangan pekerjaan sehingga hal tersebut menyebabkan seseorang berkeinginan untuk meninggalkan daerah tersebut.
Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh faktor fertilitas ( kelahiran), kelahiran (mortalitas) dan perpindahan peduduk baik masuk atau keluar suatu wilayah (migrasi).
Fertilitas atau kelahiran hidup (live birth) adalah terlepasnya bayi dari rahim perempuan dengan adanya tanda-tanda kehidupan seperti bernafas, denyut jantung dan berteriak atau menangis. Jika saat lahir tidak muncul tanda-tanda tersebut maka disebut lahir mati (still birth). Tinggi rendahnya tingkat fertilitas penduduk dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor demografi dan non demografi. Faktor demografi seperti struktur umur, struktur perkawinan, dan usia kawin pertama. Sedangkan faktor non demografi seperti ekonomi penduduk, tingkat pendidikan, urbanisasi dan industrialisasi (Mantra, 2013)
kematian adalah hilangnya seluruh tanda-tanda kehidupan secara permanen yang terjadi sewaktu-waktu setelah terjadinya kelahiran hidup. Dengan begitu dapat diartikan bahwa adanya proses kematian selalu didahului oleh proses kelahiran hidup. Sehingga tidak ada kematian jika sebelum proses kehidupan. Menurut Budi Utomo,1985 (dalam Mantra, 2013)
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lainya yang bersifat menetap atau sementara. Menurut Viji (2013), ada dua faktor tertinggi yang menyebabkan seseorang bermigrasi, yaitu faktor pengakuan dan faktor permasalahan ketenagakerjaan. Faktor pengakuan yaitu terkait kegilaan untuk pergi ke kota, gengsi yang tinggi, dan sebagai simbol kebesaran sehingga mendorong keinginan seseorang untuk mencari daerah yang lebih maju. Sedangkan permasalahan ketenaga-kerjaan yaitu terkait permintaan yang terlalu tinggi terhadap tenaga kerja, gaji rendah dan rendahnya peluang dalam lapangan pekerjaan sehingga hal tersebut menyebabkan seseorang berkeinginan untuk meninggalkan daerah tersebut.