Dilihat dari segi kualitas maka hadits dibagi menjadi
Shahih, Hasan, Dhaif, dan Maudhu

Hadist adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad, baik itu perkataan, perbuatan, sifat atau diamnya nabi muhammad. Hadist secara jumlah perawi hadist terbagi menjadi tiga yaitu : hadist mutawattir, hadist masyhur dan hadist ahad.

Hadist berdasarkan jumlah perawi yang meriwayatkan hadist tersebut terbagi menjadi 3 golongan, yaitu
  1. Hadist mutawatir : Hadist yang diriwayatkan oleh banyak perawi dan dapat dipastikan perawi tersebut tidak dapat bersepakat untuk berbohong tentang isi hadist karena jauhnya jarak tempat tinggal antara para perawi
  2. Hadist Masyhur : Hadist yang diriwayatkan oleh beberapa perawi yang sudah terkenal akan kualitas perawinya, jumlah perawi yang meriwayatkan hadist ini tidak mencukupi untuk disebut sebagai hadist mutawattir.
  3. Hadist Ahad: Hadist yang diriwayatkan oleh satu orang perawi
Berdasarkan jumlah perawi hadist yang paling sahih adalah hadist mutawattir, kemudian hadist mashur dan terakhir hadist ahad.

Hadist berdasarkan kualitasnya terbagi dalam 4 macam yaitu hadist shahih, hadist hasan, hadist dhaif, dan hadist maudhu'. Hadist paling bagus kualitasnya adalah hadist shahih. Hadist paling buruk kualitasnya adalah hadist maudhu' Pembahasan Menurut ilmu mustalahul hadist, hadist secara kualitas dapat di kelompokkan kedalam empat kelompok yaitu: Hadist shahih: adalah hadist yang mimiliki lima aspek yaitu: sanad hadistnya bersambung dari setiap perawi hingga nabi muhammad perawi-perawinya merupakan orang yang adil Tidak terdapat pertentangan hadist tersebut dengan hadist yang lebih baik kualitasnya Tidak ada cacat yang dijumpai dalam hadist Semua perawinya orang yang kuat hafalan Hadist hasan: Hadist yang kuliatasnya haampir sama dengan hadist shahih, akan tetapi kekuatan hafalan perawinya lebih lemah Hadist dhaif: hadist yang kulaitanya tidak tergolong dalam hadist sahih maupun hadist hasan Hadist maudhu': hadist ini disebut juga dengan hadist palsu, karena hadist ini dikarang oleh orang tidak bertengung jawab dan mengatakan bahwa itu adalah hadist Dalam mengerjakan 'amalan fiqih kita harus berpegang pada hadist sahih dan hadist hasan, dan mengutamakan hadist yang lebih baik kualitsanya. Hadist dhaif bisa digunakan sebagai fungsi fadhilatul amal. Sedangkan hadist dhaif tidak boleh di 'amalkan dalam islam Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/18819967#readmore

0 Response to "Dilihat dari segi kualitas maka hadits dibagi menjadi
Shahih, Hasan, Dhaif, dan Maudhu"

Posting Komentar